Dalam memilih pasangan, tiap orang punya kriteria masing-masing. Pria umumnya menyukai gadis yang tubuhnya sempurna, berparas manis ayu, berkulit putih lembut, lekuk tubuhnya bak gitas Spanyol, molek bak penari India. Dan wanita mahfum menyukai pria yang bertubuh gagah, tinggi, bertubuh atletis, dengan dada yang bidang dan bahu yang tegap. Sehingga muncul konotasi dari kriteria bentuk dan ukuran tubuh tersebut.
Pria atau wanita bertubuh gendut acapkali mendapat penilaian dengan konotasi negatif. Hal itupun memiliki kaitan dalam upaya menjalin hubungan. Seandainya ada kontes mencari pacar, tentunya orang yang bertubuh gendut/gemuk akan tersisih dari persaingan oleh orang-orang yang bertubuh atletis atau aduhai. Tanpa bermaksud memojokkan atau menghina, karena hal itu sudah terjadi dalam kehidupan sehari-hari.
Bicara tentang penilaian terhadap pria gendut, ada beberapa opini bernada negatif dari wanita terhadap pria gendut. Umumnya wanita menganggap pria gendut tidak menarik. Secara fisik, penampilan memang merupakan hal yang penting bagi kebanyakan kaum wanita. Karena kaum priapun menginginkan wanita yang tubuhnya bak gitar Spanyol. Maka syah saja bila kaum wanita juga mempunyai kriteria tertentu akan pria idamannya. Wanita cenderung menganggap pria gendut tidak sigap.
Karena wanita menghendaki pria yang perkasa dan mampu sigap menolong serta melindungi dirinya. Belum lagi keinginan untuk terlihat serasi dan bangga bila bergandengan tangan dengan pria ganteng dan gagah. Mungkin karena wanita berpikir bahwa pria gendut akan lamban bila dirinya mendapat kesulitan. Wanita juga menganggap pria gendut makannya banyak. Ini sebenarnya lucu, karena seringkali ditemukan wanita yang justru lebih banyak makan dibanding pria. Banyak lagi alasan mengapa pria gendut kurang diminati oleh wanita, aroma tubuh yang kurang enak karena keringat berlebih pada pria gendut juga salah satu sebabnya.
Walaupun sudah menggunakan minyak wangi, namun justru dianggap baunya akan semakin menyengat. Hal ini diperparah dengan banyaknya iklan di berbagai media massa yang sengaja atau tidak sudah memberi konotasi bahwa gendut itu tidak indah. Sehingga sengaja atau tidak sengaja, kaum wanitapun terpengaruh dengan gambaran tersebut. Pria yang bertubuh gendutpun seringkali dianggap punya banyak penyakit.
Ternyata ada dampak negatif lain yang bisa timbul pada pria gendut. Obesitas atau kegemukan pada pria ternyata bisa menyebabkan masalah gangguan seksual, yaitu disfungsi ereksi. Sebuah penelitian yang dilakukan telah menyatakan bahwa menurunkan berat badan bisa menyembuhkan disfungsi ereksi. Sebab kegemukan adalah sebuah epidemik yang memiliki hubungan erat antara jenis makanan yang baik, penurunan berat badan, fungsi seksual dan kesehatan kandung kemih. Dengan menurunkan berat badan adalah pendekatan yang lebih alami karena tidak menggunakan obat ataupun operasi. Dari penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa laki-laki yang memiliki berat badan normal dan aktif secara fisik memiliki tingkat risiko yang rendah menderita disfungsi ereksi.
Pria obesitas memang memiliki risiko 30% lebih besar mengalami disfungsi ereksi dibandingkan dengan pria dengan berat badan normal. Selain risiko kelebihan berat badan juga meningkatkan risiko penyakit jantung, tekanan darah tinggi, diabetes tipe 2, dan penyakit kronis lainnya. Dan penyakit-penyakit itupun berkontribusi terhadap munculnya gangguan ereksi. Karena obesitas merupakan co-faktor penyakit aterosklerosis yang dapat menghambat aliran darah. Oleh karena itu menurunkan berat badan dapat meningkatkan aliran darah tidak hanya ke jantung tapi juga ke organ tubuh yang lain, termasuk ke alat kelamin pria. Jika berhasil menurunkan 5% -10% berat tubuh, akan mengalami peningkatan kondisi kesehatan yang besar termasuk menurunkan tekanan darah dan kadar lemak darah. Termasuk fungsi ereksi bisa menjadi normal kembali dengan cara menurunkan berat badan.
Vitaplas misalnya, produk herbal yang diproduksi melalui proses ekstraksi dengan mesin-mesin modern berteknologi tinggi, bisa menjawab masalah gangguan fungsi seksual. Diproduksi dengan standar GMP (Good Manufacturing Practices), standar produksi yang terjaga serta pengawasan mutu produk secara kontinyu, menjamin kualitas,
khasiat serta keamanan produk untuk anda konsumsi. Vitaplas mengandung zat spilanthol, eurikomanon, hidroquinone, dan squalena, yaitu zat aktif yang memiliki efek aprosidiak untuk meningkatkan vitalitas, berfungsi meningkatkan libido, efek androgenik dan merangsang ereksi, memacu semangat dan menaikkan tekanan darah, serta dapat merangsang semangat dan melancarkan transfer oksigen dalam darah. Vitaplas sangat efektif dan aman untuk meningkatkan vitalitas pria. Karena terbuat dari tanaman obat yang memiliki banyak khasiat, sehingga bebas unsur kimia dan tidak ada side efect. Vitaplas wajib di konsumsi pria penting di urus wanita.

Tidak ada komentar :
Posting Komentar